Luwu Bersih Tanpa Sampah DLH dan PMI Kabupaten Luwu Perkuat Kolaborasi Jaga Lingkungan

Berita, Daerah702 Dilihat


Jpgluwu.com, LUWU – Komitmen untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat terus diperkuat melalui kolaborasi berbagai pihak di Kabupaten Luwu. Dalam rangka mendukung upaya pengurangan sampah plastik serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Luwu bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Luwu melaksanakan kegiatan kerja bakti bertajuk “Luwu Bersih Tanpa Sampah”, Sabtu (13/6/2026).

Kegiatan tersebut dipusatkan di sejumlah titik yang menjadi fokus pembersihan lingkungan dan melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari relawan PMI, anggota Palang Merah Remaja (PMR), pelajar dari berbagai sekolah, hingga jajaran pegawai DLH Kabupaten Luwu. Aksi bersih-bersih ini tidak hanya bertujuan mengumpulkan sampah yang berserakan di lingkungan sekitar, tetapi juga memberikan edukasi mengenai pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumbernya.

Kepala DLH Kabupaten Luwu, Iqbal Alwi, menyampaikan apresiasi atas inisiatif PMI Kabupaten Luwu yang mengajak berbagai elemen masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan peduli lingkungan tersebut. Menurutnya, persoalan sampah, khususnya sampah plastik, tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa sampah plastik masih menjadi salah satu tantangan terbesar dalam pengelolaan lingkungan karena sifatnya yang sulit terurai dan berpotensi mencemari tanah, sungai, maupun laut apabila tidak dikelola dengan baik. Oleh karena itu, kegiatan seperti kerja bakti dan edukasi lingkungan perlu terus dilakukan secara berkelanjutan agar kesadaran masyarakat semakin meningkat.

“Kolaborasi antara pemerintah, organisasi kemanusiaan, dunia pendidikan, dan masyarakat merupakan langkah strategis dalam membangun budaya peduli lingkungan. Kami mengapresiasi PMI Kabupaten Luwu yang telah menginisiasi kegiatan ini dan mengajak generasi muda untuk terlibat langsung dalam aksi nyata menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan kegiatan, Kepala Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah B3, dan Peningkatan Kapasitas DLH Kabupaten Luwu turut hadir memberikan pendampingan teknis terkait proses pemilahan sampah. Sampah yang berhasil dikumpulkan dipisahkan berdasarkan jenisnya, terutama sampah botol dan gelas plastik yang memiliki potensi untuk didaur ulang.

Proses pemilahan tersebut dilakukan secara sistematis guna memudahkan pendataan volume sampah yang terkumpul sekaligus menjadi bagian dari edukasi kepada peserta mengenai pentingnya pengelolaan sampah berbasis pemilahan. Melalui langkah ini, sampah yang masih memiliki nilai ekonomis dapat diarahkan untuk proses daur ulang sehingga tidak seluruhnya berakhir di tempat pembuangan akhir.

Suasana gotong royong terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para relawan PMI bersama anggota PMR dan pelajar bekerja sama membersihkan area yang menjadi sasaran kegiatan. Mereka memungut sampah plastik, mengumpulkan sampah yang berserakan, serta membantu proses pemilahan sesuai kategori yang telah ditentukan.

Keterlibatan pelajar dalam kegiatan ini menjadi salah satu aspek penting karena memberikan pengalaman langsung mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Selain sebagai kegiatan sosial, kerja bakti ini juga menjadi sarana pendidikan karakter yang menanamkan nilai kepedulian, tanggung jawab, dan semangat gotong royong kepada generasi muda.

PMI Kabupaten Luwu menilai bahwa isu lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan perhatian serius dari seluruh elemen masyarakat. Melalui kegiatan kolaboratif seperti ini, diharapkan muncul kesadaran kolektif untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai serta membiasakan perilaku membuang dan memilah sampah dengan benar.

Selain berdampak pada kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah yang baik juga berkontribusi terhadap kesehatan masyarakat. Lingkungan yang bersih dapat mengurangi risiko munculnya berbagai penyakit yang disebabkan oleh pencemaran dan penumpukan sampah, sekaligus menciptakan ruang publik yang lebih nyaman dan aman bagi masyarakat.

Kegiatan Luwu Bersih Tanpa Sampah menjadi bukti nyata bahwa sinergi antarlembaga dan partisipasi masyarakat dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan. Melalui semangat kebersamaan yang ditunjukkan oleh para relawan, pelajar, dan seluruh peserta kegiatan, diharapkan gerakan peduli lingkungan ini tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, tetapi menjadi kebiasaan yang terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

DLH dan PMI Kabupaten Luwu berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan lebih banyak pihak. Dengan meningkatnya kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, cita-cita mewujudkan Kabupaten Luwu yang bersih, sehat, hijau, dan bebas dari sampah plastik diharapkan dapat terwujud secara nyata di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *