Warga Temboe Diduga Dijebak ke Rumah Teman, Dua Pria Bersenjata Parang Menyerang

Berita, Daerah487 Dilihat

Jpgluwu.com, LUWU – Seorang warga Dusun Temboe, Desa Temboe, Kecamatan Larompong Selatan, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, HR (30), diduga menjadi korban pengeroyokan dan penyerangan menggunakan senjata tajam.

Peristiwa yang terjadi pada Rabu, 16 September 2026, sekitar pukul 14.10 Wita, di Dusun Temboe, Desa Temboe, Kecamatan Larompong Selatan tersebut kemudian dilaporkan pihak keluarga ke Polsek Larompong.

Sementara korban diketahui bernama HR, 30 tahun, warga Dusun Temboe, Desa Temboe, Kecamatan Larompong Selatan.

Berdasarkan keterangan korban, kejadian bermula ketika korban sedang beristirahat tidur siang di rumahnya sekitar pukul 14.00 Wita.

Saat itu, korban didatangi seorang temannya bernama BH yang kemudian mengajak korban ke rumahnya. Korban selanjutnya menuju rumah BH dan masuk ke dalam rumah tersebut.

HR menceritakan, setelah berada di dalam rumah, BH disebut tiba-tiba menghilang. Korban kemudian memanggil BH dan mendapat jawaban dari arah yang tidak terlihat oleh korban.

Korban disebut diminta untuk menunggu. Tidak lama kemudian, tiba-tiba muncul dua orang laki-laki yang mengenakan helm dari arah pintu depan rumah.

Kedua orang tersebut diduga masing-masing membawa sebilah parang yang telah terhunus dan langsung menghampiri korban. Kedua orang itu kemudian diduga menyerang korban menggunakan parang. Korban berusaha menghindar dan melarikan diri menuju bagian belakang dapur.

Korban kemudian berupaya keluar melalui pintu belakang, namun pintu tersebut dalam kondisi terkunci sehingga korban tidak dapat melarikan diri.

Salah seorang pelaku kemudian disebut kembali menyerang korban menggunakan parang. Korban berusaha mempertahankan diri dengan menangkap parang tersebut hingga terjadi tarik-menarik.

“Dalam situasi tersebut, saya sempat dicekik oleh salah seorang pelaku hingga saya terjatuh” ungkap HR.

Saat itu, salah seorang pelaku kembali diduga mengayunkan parang dan mengenai lengan tangan kanan korban.

Korban akhirnya berhasil melarikan diri dari lokasi kejadian. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka terbuka pada bagian jari tangan kanan dan lengan tangan kanan.

Korban kemudian mendapatkan perawatan medis di RSUD Batara Guru Belopa.

Kanit Reskrim Polsek Larompong AIPTU Yunus menyampaikan jika saat ini polisi masih melakukan penyelidikan terkait siapa terduga pelaku.

“Identitas pihak terduga pelaku masih dalam penyelidikan (lidik) aparat kepolisian, belum diketahui siapa terduga pelakunya” jawab, AIPTU Yunus, 20 September 2026.

Kasus tersebut kini dalam penanganan pihak berwajib untuk mengungkap kronologi secara lengkap, termasuk mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *