Tambang Emas Ilegal di Luwu Diduga Libatkan Aparat Warga Resah

Berita, Daerah415 Dilihat

Jpgluwu.com, LUWU – Seorang oknum anggota polisi diduga terlibat dalam kepemilikan dan pengelolaan aktivitas tambang emas ilegal di Desa Posi, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu.

Dugaan ini mencuat setelah adanya keterangan dari salah satu pekerja di lokasi tambang. Ia menyebut jika lokasi tambang tersebut adalah milik salah satu anggota Polisi dengan inisial OB.

Pekerja tersebut mengungkapkan bahwa aktivitas penambangan telah berlangsung cukup lama dan sebelumnya menggunakan alat berat jenis ekskavator. Namun, dalam satu bulan terakhir, alat berat tersebut dilaporkan mengalami kerusakan.

“Sudah lama beroperasi. Dulu pakai ekskavator, tapi sudah sekitar satu bulan ini rusak,” ujar pekerja yang enggan disebutkan namanya.

Meski demikian, ia menyebutkan bahwa dalam waktu dekat akan didatangkan dua unit ekskavator baru untuk melanjutkan aktivitas penambangan di lokasi tersebut.

Lebih lanjut, pekerja itu juga mengklaim bahwa aktivitas tambang tersebut terkesan aman dari penindakan hukum. Ia menyebut adanya dugaan praktik kerja sama dengan oknum tertentu, sehingga setiap kali ada informasi kedatangan petugas, peralatan tambang disembunyikan.

“Kalau ada petugas datang, alat disembunyikan. Biasanya juga ada uang setoran untuk pengamanan,” ungkapnya.

Informasi ini menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat terkait potensi pelanggaran hukum dan dampak lingkungan yang ditimbulkan dari aktivitas tambang ilegal tersebut. Selain merusak ekosistem, penggunaan bahan kimia dalam proses penambangan juga berisiko mencemari lingkungan sekitar, khususnya aliran sungai.

Masyarakat berharap pihak berwenang dapat segera melakukan penyelidikan dan penindakan tegas terhadap aktivitas tambang emas ilegal tersebut, termasuk menelusuri dugaan keterlibatan oknum aparat.

Kapolres Luwu, AKBP Adnan Pandibu saat dikonfirmasi media menyampaikan akan mengecek di lapangan terkait aktivitas tersebut

“Kami cek dulu” jawab Kapolres, Rabu 22 April 2026

Adnan juga menyampaikan jika lokasi tersebut pernah dicek, “Siapa orang yang kasih info biar cek sama-sama kesana, biar gak salah lagi”ucap Kapolres Luwu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *