FORDES MATAPPA, Menjadikan Aspirasi Warga sebagai Fondasi Pembangunan

Berita, Daerah263 Dilihat

Jpgluwu.com, LUWU – Pembangunan di wilayah yang menjadi kawasan investasi tidak hanya membutuhkan dukungan pemerintah dan perusahaan, tetapi juga ruang dialog yang mampu menghubungkan kepentingan masyarakat dengan para pemangku kebijakan. Dari kebutuhan itulah lahir Forum Desa (FORDES) MATAPPA.

FORDES MATAPPA merupakan forum yang dibentuk sebagai wadah komunikasi, musyawarah, dan penyaluran aspirasi masyarakat di wilayah operasional PT Masmindo Dwi Area (MDA), khususnya di 21 desa dan kelurahan yang berada di kawasan lingkar tambang Kecamatan Latimojong dan sekitarnya.

Forum ini menjadi media bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan, kebutuhan, maupun usulan pembangunan secara terstruktur sehingga dapat ditindaklanjuti bersama oleh pemerintah daerah, pemerintah desa, dan perusahaan.

Keberadaan FORDES MATAPPA berangkat dari semangat bahwa investasi yang masuk ke daerah harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, forum ini tidak hanya menjadi tempat menyampaikan aspirasi, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi dalam merancang berbagai program pemberdayaan.

Sejak dibentuk pada November 2025, FORDES MATAPPA telah menghimpun berbagai aspirasi masyarakat yang kemudian menjadi dasar lahirnya sejumlah program pembangunan. Salah satunya adalah Program Jaga Desa, yang diluncurkan Pemerintah Kabupaten Luwu bersama PT Masmindo Dwi Area sebagai tindak lanjut dari berbagai kebutuhan yang disampaikan warga melalui forum tersebut.

Program Jaga Desa dibangun di atas tiga pilar utama.

Pilar pertama adalah Jaga Stabilitas Desa, yang berfokus pada penguatan komunikasi, penyelesaian persoalan melalui musyawarah, pembentukan Pos Pemantauan Terpadu, pelaksanaan rembug warga (Sirampun), program padat karya, penghijauan, hingga penguatan Kader Jaga Mobilisasi.

Pilar kedua adalah Jaga Masa Depan Desa, yang diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan vokasi bagi pemuda, pengembangan ekonomi masyarakat, dan peningkatan kapasitas warga agar mampu memanfaatkan peluang ekonomi dari hadirnya investasi.

Sedangkan pilar ketiga, Jaga Keselamatan Desa, difokuskan pada penguatan kesiapsiagaan menghadapi bencana, edukasi mitigasi risiko, hingga pembentukan Desa Tangguh Bencana (DESTANA) di wilayah yang memiliki potensi bencana.

Dalam perkembangannya, FORDES MATAPPA juga menjadi mitra pemerintah daerah dalam menjaga kondusivitas wilayah. Forum ini diharapkan mampu mengedepankan musyawarah sebelum persoalan berkembang menjadi konflik yang dapat menghambat pembangunan.

Pemerintah Kabupaten Luwu memandang FORDES MATAPPA sebagai instrumen penting untuk memastikan bahwa masyarakat tidak hanya menjadi penonton dalam proses investasi, tetapi juga menjadi bagian dari pengambilan keputusan yang berkaitan dengan kepentingan desa.

Sementara bagi PT Masmindo Dwi Area, forum ini menjadi sarana membangun komunikasi yang terbuka, transparan, dan berkelanjutan dengan masyarakat sehingga setiap program perusahaan dapat disusun berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan.

Dengan pengukuhan kepengurusan FORDES MATAPPA, diharapkan forum ini semakin aktif menjalankan fungsi sebagai jembatan aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan warga. Kehadiran FORDES MATAPPA diharapkan menjadi contoh bahwa pembangunan dan investasi dapat berjalan beriringan dengan partisipasi masyarakat, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan hingga ke tingkat desa.
Keberadaan FORDES MATAPPA juga tidak dapat dipisahkan dari karakteristik masyarakat di Kecamatan Latimojong dan wilayah Bajo yang menjadi bagian dari kawasan lingkar tambang. Sebagian besar warga menggantungkan hidup pada sektor pertanian, perkebunan, peternakan, serta usaha kecil yang telah menjadi sumber penghidupan turun-temurun. Kondisi geografis yang didominasi pegunungan membuat akses terhadap layanan dasar, infrastruktur, hingga peluang ekonomi masih menjadi tantangan bagi sebagian masyarakat.


Di tengah masuknya investasi berskala besar, masyarakat Latimojong dan Bajo memiliki harapan agar pembangunan tidak hanya berorientasi pada aktivitas pertambangan, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas hidup warga. Mulai dari peningkatan jalan dan jembatan, akses pendidikan dan kesehatan, penyediaan air bersih, penguatan ekonomi desa, hingga terbukanya kesempatan kerja bagi putra-putri daerah menjadi aspirasi yang kerap disampaikan masyarakat melalui FORDES MATAPPA.
Melalui forum ini, masyarakat diberi ruang untuk menyampaikan pendapat, memberikan masukan, sekaligus mengawal berbagai program yang menyentuh kebutuhan desa. Kehadiran FORDES MATAPPA diharapkan mampu mengurangi kesenjangan informasi antara masyarakat, pemerintah, dan perusahaan, sehingga setiap kebijakan maupun program pemberdayaan benar-benar lahir dari kebutuhan riil warga.
Bagi masyarakat Latimojong dan Bajo, FORDES MATAPPA bukan sekadar organisasi, tetapi menjadi wadah gotong royong dalam menjaga harmoni sosial di tengah perubahan yang terjadi akibat masuknya investasi.

Forum ini mendorong penyelesaian berbagai persoalan melalui dialog dan musyawarah, sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam menentukan arah pembangunan desa.
Sejumlah program yang telah dijalankan, seperti Program Jaga Desa, Akademi MATAPPA, pengembangan Desa Tangguh Bencana (DESTANA), penghijauan, hingga berbagai pelatihan peningkatan kapasitas masyarakat, merupakan contoh bahwa aspirasi yang disampaikan melalui FORDES MATAPPA dapat diterjemahkan menjadi program nyata yang memberi manfaat bagi masyarakat di wilayah Latimojong dan Bajo.
Kedepan, masyarakat berharap FORDES MATAPPA terus menjadi jembatan komunikasi yang efektif. Dengan kolaborasi yang terbangun antara pemerintah, masyarakat, dan PT Masmindo Dwi Area, investasi di kawasan Latimojong diharapkan tidak hanya memberikan dampak ekonomi, tetapi juga menghadirkan pembangunan yang inklusif, menjaga kelestarian lingkungan, menghormati nilai-nilai budaya lokal, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *