BMS Rumahkan 550 Karyawan akibat Krisis Listrik, Pemulihan Ditargetkan Akhir Tahun

Berita, Daerah63 Dilihat

Jpgluwu.com, LUWU – Sebanyak 550 karyawan PT Bumi Mineral Sulawesi (BMS) telah dirumahkan sementara hingga Senin (24/8/2026) akibat krisis listrik yang berdampak pada operasional pabrik.

Site Manager PT Bumi Mineral Sulawesi, Aldin Djapari, mengatakan kebijakan merumahkan karyawan dilakukan karena operasional pabrik untuk sementara harus dihentikan akibat keterbatasan pasokan listrik.

Aldin menegaskan, kebijakan tersebut bukan berarti BMS menutup seluruh kegiatan operasional ataupun melakukan pengurangan tenaga kerja secara permanen.

“Operasional pabrik dihentikan sementara. Bukan menutup kegiatan operasional yang berdampak pada pengurangan tenaga kerja,” kata Aldin.

Menurut dia, hingga saat ini BMS masih memantau perkembangan krisis listrik dan dampaknya terhadap kegiatan perusahaan.

Ditargetkan Maksimal Empat Bulan
Aldin mengatakan, perusahaan memperkirakan musim hujan mulai terjadi sekitar Oktober 2026. Kondisi tersebut diharapkan dapat membantu pemulihan ketersediaan pasokan listrik yang dibutuhkan untuk mendukung operasional pabrik.

Namun, setelah kondisi listrik kembali memungkinkan, perusahaan masih membutuhkan waktu untuk mempersiapkan kembali operasional pabrik.

Menurut dia, persiapan untuk menghidupkan kembali operasional pabrik paling cepat membutuhkan waktu sekitar satu bulan.

Atas pertimbangan tersebut, manajemen BMS menargetkan masa karyawan dirumahkan sementara berlangsung paling lama empat bulan.

“Untuk itu, manajemen BMS menargetkan perumahan sementara ini berlangsung paling lama empat bulan, sampai dengan akhir Desember,” ucap Aldin.

Dengan demikian, 550 karyawan yang saat ini dirumahkan diharapkan dapat kembali bekerja setelah kondisi kelistrikan membaik dan operasional pabrik siap dijalankan kembali.

Meski demikian, Aldin menegaskan bahwa target tersebut masih bergantung pada perkembangan kondisi kelistrikan dan kesiapan operasional perusahaan.

BMS masih berharap krisis listrik dapat segera teratasi sehingga kegiatan produksi dan aktivitas kerja karyawan dapat kembali berjalan normal.

PT Bumi Mineral Sulawesi (BMS), merupakan industri pengolahan mineral atau smelter, bagian dari Kalla Group, yang beroperasi di Desa Bukit Harapan, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *