Warga Belopa Resah, Balap Liar Diduga Berlangsung Hampir Tiap Malam

Berita, Daerah, Kriminal132 Dilihat

Jpgluwu.com, LUWU – Aktivitas balap liar di pusat keramaian Belopa, Kabupaten Luwu, kembali menjadi sorotan warga. Meski patroli kepolisian disebut kerap dilakukan, masyarakat menilai aksi para pelaku masih terus berulang hampir setiap malam sehingga menimbulkan keresahan.

Menurut keterangan sejumlah warga, balap liar biasanya mulai berlangsung sekitar pukul 21.00 WITA. Lokasi yang kerap dijadikan arena balapan berada di sekitar Lapangan Andi Djemma Belopa hingga ruas jalan di depan Kantor Bupati Luwu.

“Sudah seperti rutinitas. Hampir setiap malam mereka berkumpul dan mulai balapan,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Senin, 29 Juni 2026.

Warga menuturkan, para pelaku diduga memiliki cara tersendiri untuk menghindari petugas. Mereka biasanya memacu kendaraan selama sekitar 10 hingga 15 menit, kemudian berhenti selama 15 hingga 20 menit untuk memantau situasi.

Apabila tidak terlihat adanya patroli kepolisian atau petugas lain, mereka kembali melanjutkan aksi balapan.

Aktivitas tersebut, menurut warga, bahkan dapat berlangsung hingga sekitar pukul 01.00 dini hari.

“Kalau ada polisi datang, mereka langsung bubar dan bersembunyi di lokasi yang sulit dijangkau. Setelah polisi pergi, mereka kembali lagi balapan,” ungkap warga lainnya.

Masyarakat juga mengaku masih sering melihat patroli kepolisian di kawasan tersebut. Namun, mereka berharap pengawasan dapat dilakukan lebih intensif dan berkelanjutan agar memberikan efek jera kepada para pelaku.

Menurut warga, patroli yang dilakukan terkadang hanya berlangsung sekitar 15 hingga 30 menit. Setelah petugas meninggalkan lokasi, para pelaku diduga kembali berdatangan dan melanjutkan aksi balap liar.

Padahal, ruas jalan yang digunakan merupakan salah satu jalur utama di jantung ibu kota Kabupaten yakni Belopa yang setiap harinya ramai dilintasi masyarakat. Selain mengganggu ketertiban umum akibat kebisingan knalpot dan laju kendaraan berkecepatan tinggi, aksi tersebut juga dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Warga berharap aparat kepolisian bersama instansi terkait dapat mengambil langkah yang lebih efektif untuk mencegah balap liar, termasuk meningkatkan patroli pada jam-jam rawan, melakukan penindakan terhadap pelaku, serta mengedukasi para remaja agar tidak menggunakan jalan umum sebagai arena balapan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait keluhan warga mengenai masih maraknya aktivitas balap liar di kawasan Belopa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *