Wabup Luwu Apresiasi PT Masmindo Luncurkan FORDES MATAPPA, Wadah Aspirasi 21 Desa Lingkar Tambang

Berita, Daerah159 Dilihat

Jpgluwu.com, LUWU – Wakil Bupati Luwu, Muh Dhevy Bijak Pawindu, mengapresiasi langkah PT Masmindo yang dinilai menghadirkan ruang partisipasi bagi masyarakat di kawasan lingkar tambang. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri peluncuran Forum Desa (FORDES) MATAPPA di momen perayaa HUT ke-67 Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Sabtu malam, 11 Juli 2026.

Dia mengatakan, FORDES MATAPPA menjadi media yang efektif untuk menyerap berbagai aspirasi, mulai dari kebutuhan hingga persoalan yang dihadapi masyarakat di 21 desa dan kelurahan yang tergabung di dalamnya.

“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya kepada PT Masmindo yang begitu luar biasa memikirkan kebutuhan masyarakat di wilayah lingkar tambang. FORDES MATAPPA menjadi wadah untuk menyerap aspirasi masyarakat sehingga apa yang menjadi keluhan maupun harapan mereka dapat ditindaklanjuti bersama,” ujarnya.

Dhevy berharap forum tersebut tidak berhenti sebagai program seremonial, tetapi benar-benar menjadi instrumen yang bekerja di tengah masyarakat.

Ia juga meminta para pengurus yang telah dikukuhkan mampu menjadi garda terdepan dalam menampung aspirasi warga di wilayah masing-masing. Sekaligus menjalankan tiga pilar program yang telah disusun.

“Program Jaga Desa, Jaga Masa Depan Desa, dan Jaga Keselamatan Desa harus benar-benar dijalankan. Ini juga membantu meringankan tugas pemerintah maupun aparat dalam menjaga kondusivitas wilayah. Kami melihat PT Masmindo terus menjaga silaturahmi dengan pemerintah dan masyarakat,” pintanya.

FORDES MATAPPA mengusung tiga pilar utama, yakni Jaga Desa, Jaga Masa Depan Desa, dan Jaga Keselamatan Desa. Ketiga program itu dirancang untuk memperkuat stabilitas sosial, meningkatkan kapasitas masyarakat, serta mendorong pembangunan yang selaras dengan prinsip keberlanjutan.

Senada dengan itu, Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Percepatan Investasi Kabupaten Luwu, Sofyan Thamrin, mengatakan FORDES MATAPPA lahir dari semangat kolaborasi tiga unsur, yakni pemerintah, perusahaan, dan masyarakat.

“Pemerintah berperan memberikan kepastian regulasi, perusahaan menjalankan investasi sesuai ketentuan yang berlaku. Sementara masyarakat menjadi mitra aktif dalam mengawal pembangunan,” ujarnya.

“Kami berharap FORDES MATAPPA menjadi garda terdepan dalam menghubungkan masyarakat dengan perusahaan dan pemerintah. Investasi yang masuk harus memberi dampak positif terhadap pembangunan daerah, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ungkap Sofyan.

Sementada itu, Direktur PT Masmindo Dwi Area, Erlangga Gaffar, menegaskan keberhasilan kegiatan pertambangan tidak hanya diukur dari aspek operasional. Tetapi juga dari kemampuan perusahaan menjaga keseimbangan antara lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan yang baik.

Karena itu, kehadiran FORDES MATAPPA menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk membangun mekanisme komunikasi yang terbuka serta responsif terhadap berbagai masukan dari masyarakat.

“Bagi kami, menambang tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Kami harus memastikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola berjalan dengan baik. Kehadiran FORDES MATAPPA merupakan komitmen kami untuk mendengar setiap masukan dari masyarakat sekaligus memperkuat hubungan yang telah terjalin,” bebernya.

Melalui FORDES MATAPPA, kata Erlangga, PT Masmindo berharap kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat terus terbangun secara berkelanjutan.

Sehingga investasi yang berkembang di Kabupaten Luwu dapat berjalan selaras dengan kepentingan masyarakat serta mendukung kemajuan desa-desa di wilayah lingkar tambang.

PT Masmindo Dwi Area (MDA) memperkuat komitmennya membangun hubungan yang inklusif dengan masyarakat melalui FORDES MATAPPA. Forum ini menjadi wadah kolaborasi yang melibatkan sekitar 300 perwakilan masyarakat dari 21 desa dan kelurahan di wilayah lingkar tambang, Kecamatan Latimojong. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *