Retribusi Kebersihan Rp15 Ribu per Malam di Luwu Expo 2026 Dikeluhkan Pedagang

Berita, Daerah49 Dilihat

Jpgluwu.com, Belopa – Sejumlah pedagang yang membuka lapak di Luwu Expo 2026 mengeluhkan adanya pungutan retribusi kebersihan sebesar Rp15 ribu per malam yang dikenakan kepada setiap pemilik stand selama kegiatan berlangsung di Lapangan Andi Djemma, Belopa, Kabupaten Luwu.

Luwu Expo 2026 merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Luwu ke-67 yang resmi dibuka pada 4 Juli 2026 dan dijadwalkan berlangsung hingga 11 Juli 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh berbagai instansi pemerintah, pelaku UMKM, dan pelaku usaha yang memamerkan sekaligus menjual produk mereka kepada masyarakat.

Ratusan lapak UMKM turut memeriahkan pameran tersebut dengan menjajakan beragam produk, yang didominasi oleh makanan dan minuman. Antusiasme pengunjung pun terlihat tinggi sejak hari pertama pelaksanaan.

Namun, di tengah ramainya kegiatan, sejumlah pedagang mengaku keberatan dengan adanya pungutan retribusi sampah yang harus dibayar setiap malam.

Salah seorang pedagang yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengaku didatangi seorang pria yang mengaku sebagai petugas kebersihan untuk memungut biaya retribusi sampah.

“Kami ditagih Rp15 ribu. Katanya itu biaya sampah dan harus dibayar setiap malam,” ujar pedagang tersebut.

Menurut pengakuan pedagang, saat ditanya mengenai dasar pungutan itu, petugas menyampaikan bahwa dirinya ditugaskan oleh panitia penyelenggara untuk melakukan penarikan retribusi kebersihan kepada seluruh pedagang.

Para pedagang menilai nominal tersebut cukup memberatkan apabila diberlakukan setiap hari selama pelaksanaan expo. Dengan masa kegiatan selama delapan hari, setiap pedagang harus mengeluarkan total Rp120 ribu hanya untuk biaya retribusi sampah.

Mereka berharap panitia penyelenggara dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai dasar hukum, mekanisme, serta peruntukan dana retribusi tersebut. Pedagang juga meminta adanya transparansi agar tidak muncul kesan adanya pungutan yang membebani pelaku UMKM yang turut berpartisipasi memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Luwu.