Pemkab Luwu dan MDA Perkuat FORDES MATAPPA, Aspirasi Masyarakat Jadi Dasar Program Jaga Desa

Berita, Daerah90 Dilihat

Jpgluwu.com, LUWU – Pemerintah Kabupaten Luwu bersama PT Masmindo Dwi Area (MDA) memperkuat peran Forum Desa (FORDES) MATAPPA sebagai wadah aspirasi masyarakat di wilayah operasional perusahaan, Senin 13/07/2026.

Penguatan tersebut ditandai dengan pengukuhan para Pengurus FORDES MATAPPA yang dirangkaikan dengan penyematan rompi secara simbolis sebagai representasi penguatan peran FORDES dalam membangun komunikasi, musyawarah, dan kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha.

Kegiatan bertajuk “Penguatan FORDES MATAPPA dan Program Jaga Desa: Sinergi Masyarakat, Pemerintah Kabupaten Luwu, FORDES MATAPPA, dan MDA” dihadiri oleh Wakil Bupati Luwu yang mewakili Bupati Luwu, Ketua DPRD Kabupaten Luwu, Kapolres Luwu, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Percepatan Investasi Kabupaten Luwu, para kepala desa, tokoh masyarakat, Pengurus FORDES MATAPPA, serta Direktur MDA Erlangga Gaffar bersama jajaran manajemen MDA.

Momentum tersebut menjadi penegasan komitmen bersama Pemerintah Kabupaten Luwu dan MDA dalam membangun pendekatan pembangunan desa yang berangkat dari aspirasi masyarakat. Melalui FORDES MATAPPA, berbagai kebutuhan masyarakat dihimpun, dimusyawarahkan, kemudian diterjemahkan menjadi berbagai program nyata melalui Program Jaga Desa.

Dalam kesempatan terpisah, Bupati Luwu H. Patahudding, S.Ag. mengajak seluruh masyarakat menjadikan FORDES MATAPPA sebagai ruang utama dalam menyampaikan aspirasi.

“Saya mengajak seluruh masyarakat di wilayah operasional MDA untuk menjadikan FORDES MATAPPA sebagai wadah aspirasi dan ruang musyawarah dalam
menyampaikan berbagai kebutuhan maupun persoalan yang dihadapi masyarakat. Melalui dialog dan kolaborasi, kita dapat menghadirkan solusi yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan daerah,” ujar Patahudding.

Menurut Patahudding, Pemerintah Kabupaten Luwu memandang FORDES MATAPPA sebagai bagian penting dalam memperkuat hubungan antara masyarakat,
pemerintah, dan perusahaan. Melalui ruang dialog yang terbuka, pembangunan dan investasi diharapkan dapat berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat stabilitas desa sebagai fondasi pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Percepatan Investasi Kabupaten Luwu, Sofyan Thamrin, mengatakan pengurus FORDES MATAPPA memegang amanah besar sebagai perwakilan masyarakat di desa masing-masing.

“Menjadi Pengurus FORDES MATAPPA adalah sebuah amanah. Amanah untuk mendengar, menghimpun, dan memperjuangkan aspirasi masyarakat secara objektif. Karena itu saya berharap seluruh Pengurus FORDES mampu menjaga kepercayaan yang telah diberikan masyarakat dengan menjadi jembatan komunikasi yang baik antara masyarakat, pemerintah, dan MDA,” katanya.

Menurut Sofyan, amanah tersebut harus diwujudkan dengan memastikan setiap aspirasi masyarakat dikawal hingga menjadi bagian dari proses musyawarah bersama. Dengan demikian, berbagai kebutuhan yang disampaikan masyarakat tidak berhenti sebagai masukan, tetapi diterjemahkan menjadi program-program yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat melalui Program Jaga Desa.

Dalam sambutannya, Direktur MDA Erlangga Gaffar menyampaikan bahwa sejak awal perusahaan memilih membangun Program Jaga Desa dengan mendengarkan
aspirasi masyarakat terlebih dahulu.

“Kami percaya program yang paling baik bukanlah program yang datang dari perusahaan, melainkan program yang tumbuh dari kebutuhan masyarakat itu sendiri. Karena itu kami memulai dengan mendengar,” ujarnya.

Menurut Erlangga, FORDES MATAPPA menjadi fondasi utama pelaksanaan Program Jaga Desa. Melalui forum tersebut, aspirasi masyarakat diterjemahkan ke dalam tiga pilar utama, yakni Jaga Stabilitas Desa, Jaga Masa Depan Desa, dan Jaga Keselamatan Desa, sehingga setiap program yang dijalankan benar-benar tumbuh
dari kebutuhan nyata masyarakat di wilayah operasional perusahaan.

Ketua DPRD Kabupaten Luwu menyambut baik penguatan FORDES MATAPPA sebagai
ruang partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan akan semakin efektif apabila masyarakat memiliki ruang yang terbuka
untuk menyampaikan aspirasi sekaligus mengawal berbagai program yang dijalankan secara bersama-sama.

Sementara itu, Kapolres Luwu berharap FORDES MATAPPA terus menjadi ruang dialog yang mampu memperkuat penyelesaian berbagai persoalan melalui musyawarah.

Menurutnya, semakin baik ruang komunikasi antara masyarakat, pemerintah, dan perusahaan, maka semakin kuat pula stabilitas dan kondusivitas wilayah.

Melalui FORDES MATAPPA, aspirasi masyarakat menjadi titik awal lahirnya berbagai program dalam Program Jaga Desa, mulai dari Pilar Jaga Masa Depan melalui
Akademi MATAPPA, Pilar Jaga Keselamatan Desa melalui pembentukan Desa Tangguh Bencana (DESTANA), hingga Pilar Jaga Stabilitas Desa yang berfokus pada penguatan komunikasi dan harmonisasi hubungan antara masyarakat, pemerintah, dan perusahaan.

Pendekatan tersebut menjadi wujud komitmen bersama bahwa pembangunan yang berkelanjutan harus tumbuh dari dialog, kolaborasi, dan kebutuhan nyata masyarakat.